5 Artikel Masih hangat, Baru keluar nih :

Tomcat Apakah berbahaya ? - Artspades

wah sekarang begitu maraknya berita yang beredar masalah Tomcat
Apa sih Tomcat itu ??
Pernah meyaksikan acara TV Tom and jerry ?? Tom si cat dan jerry si Mouse.. apa itu Tom-Cat ??
hahaha.. tentu saja bukan..
Tomcat adalah hewan Serangga yang mirip rayap dan memiliki Semacam cairan yang mengandung Toxin..


Tomcat (rove beetle=Inggris) sebenarnya dikenal masyarakat pedesaan sebagai Semut Kanai atau Semut Kayap. Diberi julukan lain Tomcat sebab bentuknya sepintas seperti pesawat tempur Amerika, Tomcat F-14.


Tomcat memiliki warna perut yang mencolok, sebagai pertanda bahwa ia memiliki racun. Racun Tomcat bernama Hemolimfi, dan mengandung toksin yang bernama paederin. Konon, ia 12 kali lebih berbahaya dari bisa ular kobra.
Seseorang yang kulitnya terkena racun tersebut, bisa mengalami iritasi, kulit melepuh, bengkak dan merah. 


Menurut kamus Artspades (padahal Wikipedia)
Semut Semai[2] atau Serangga Tomcat (nama ilmiah: Paederus littoralis), disebut pulaKumbang Rove[3] (Rove Beetle) atau dengan nama daerah Semut Kayap[4] atau Charlie[5]di Indonesia, adalah kelompok utama dari hewan beruas (Arthropoda) yang termasuk dalam keluarga besar Kumbang (Staphylinidae), terutama dibedakan oleh panjang pendeknya penutup pelindung sayap ("sayap berlapis") yang meninggalkan lebih dari setengah dari perut mereka terbuka. Dengan lebih dari 46.000 spesies dalam ribuan generasi, kelompok ini adalah keluarga kedua terbesar kumbang setelah Curculionidae (kumbang yang sebenarnya).Serangga ini termasuk kelompok serangga kuno, dengan fosil serangga tomcat diketahui dari Jaman Triassic atau pemusnahan mahluk hidup di Bumi sekitar 200 juta tahun lalu.


wah.. Jadi merinding ^_^
Ternyata Serangga Tomcat saat ini sudah menyerang sedikitnya 20 Kota di Indonesia
Kota kota itu antara lain : Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Tuban, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Situbondo, Sampang, Gresik, Ngawi, Lumajang, Lamongan, Tasikmalaya, Sukabumi, Bekasi, Cilegon, Kudus, Mataram (astaga tempat tinggalku) dan Manado


Pencegahan agar Tomcat tidak masuk ke dalam rumah sebenarnya mudah, yaitu menutup semua jalan masuk kumbang ini, sebelum menghidupkan lampu di malam hari.
Satu lagi, agar tidak terkena racunnya, sebaiknya tidak memencet tubuh serangga kecil ini, sebab racunnya akan keluar jika tubuhnya pecah.
Yang perlu diperhatikan adalah, sebaiknya tidak mengoleskan pasta gigi, minyak tawon, atau obat lain yang tidak disarankan oleh dokter, pada kulit yang terkena racun Tomcat.
Cukup aliri dengan air, serta sabuni kulit tersebut agar racunnya tidak lama bereaksi dan terbuang bersama aliran air.
Habitat hidupnya adalah di lahan pertanian, dan ia adalah perusak tanaman pertanian misalnya padi.
Seperti halnya serangga yang lain, Tomcat juga tertarik pada cahaya lampu. Inilah yang menyebabkan banyak Tomcat yang masuk ke dalam rumah warga pada malam hari, dan menyebabkan penghuninya terkena racun.


Semoga bermanfaat
dirangkum dari berbagai sumber
Artspades.blogspot.com


Hallo, Sahabat ArtSpade?

Terimakasih telah mengelus-elus si ArtSpades,
Semoga informasi yang telah kami share disini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang kemungkinan besar mampir disini karena tersesat, hehe. jangan lupa untuk mampir kembali ya untuk kasih makan si kucing hitam

2 komentar:

  1. serem sob, tp untunya di matarak kagak ada, wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada kan di mataram ?
      tp sampai sekarang belum pernah saya lihat..
      coba cari saja beritanya di mataram. pasti banyak :D hehehe..
      Supaya gak dicari Tomcat, dirumah harus ada TomDog

      Hapus

Komentar ArtSpades menggunakan Mode Auto Moderasi,
[Mohon kurangi Link untuk media Promosi di komentar]

 

Copyright @ 2013 !Artspades.

Designed by Templateism | Edited By Juliarta - ArtSpades team